UPT Universitas Malahayati

Pengertian Kalibrasi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 12 Oktober 2006 10:00

ImagePengertian kalibrasi menurut ISO/IEC Guide 17025:2005 dan Vocabulary of International Metrology (VIM) adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem pengukuran, atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu. Dengan kata lain, kalibrasi adalah kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mamputelusur (traceable) ke standar nasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional.

 

Tujuan kalibrasi  adalah untuk mencapai ketertelusuran pengukuran. Hasil pengukuran dapat dikaitkan/ditelusur sampai ke standar yang lebih tinggi/teliti (standar primer nasional dan / internasional), melalui rangkaian perbandingan yang tak terputus.

Manfaat kalibrasi adalah sebagai berikut :

  1. untuk mendukung sistem mutu yang diterapkan di berbagai industri pada peralatan laboratorium dan produksi yang dimiliki.
  2. Dengan melakukan kalibrasi, bisa diketahui seberapa jauh perbedaan (penyimpangan) antara harga benar dengan harga yang ditunjukkan oleh alat ukur.
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 30 Maret 2009 08:14 )
Selanjutnya...
 
Alat Penghemat BBM Solar Secara Electric (EFT) dengan Sistem Modular Untuk Industri PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Senin, 30 Maret 2009 08:15
Image
Latar Belakang
Harga minyak dunia terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga biaya produksi yang ditanggung oleh industri menjadi tinggi yang salah satunya adalah pengeluaran biaya untuk konsumsi BBM. Harga BBM solar industri dari tahun 2005 mulai Januari – September sebesar Rp 2100 menjadi Rp 5350 per liter. Berdasarkan SK Dir PMS & Niaga No Kpts-340/F00000/2005-S3 tanggal 8 Oktober 2005 harga jual BBM solar industri menjadi Rp. 6000 per liter dan terus mengalami peningkatan harga sesuai dengan  harga jual keekonomian (non subsidi).Harga BBM Non Subsidi periode Juni 2006 mengalami kenaikan bervariasi antara 2,27% hingga 12,89% dengan harga jual tertinggi mencapai Rp. 6.562, 60 /liter dengan surat keputusan direktur pemasaran dan niaga PT. Pertamina No. Kpts – 174/F00000/2006-S0 tentang Harga Jual Keekonomian Bahan Bakar Minyak Pertamina tanggal 29 Mei 2006. "Hacked by Water"konsumsi BBM solar untuk satu industri mencapai 4000 liter per hari. Berdasarkan hal tersebut beberapa industri mencari solusi untuk pemecahan masalah tersebut adalah dengan menggunakan alat penghemat BBM.
 
Deskripsi
Alat ini direncanakan  dapat melakukan penghematan BBM solar antara 5 – 12 prosen untuk jenis mesin pembangkit listrik kapasitas besar atau boiler untuk kapasitas aliran pemakaian BBM solar antara 200 – 400 liter perjam. Metoda yang digunakan adalah dengan memasang alat penghemat BBM secara paralel yang terdiri dari beberapa alat Electric Fuel Treatment. Metoda pengontrolan adalah dengan memasang pencatat aliran (Flow meter) pada aliran masuk dan keluar untuk mengukur pemakaian BBM dan dilengkapi dengan programable logic control ( PLC) untuk mengatur pemakaian dari beberapa mesin yang digunakan yang diatur menggunakan personal komputer (PC) sehingga operator di industri dapat mengetahui penghematan yang terjadi sebelum dan setelah alat tersebut dipasang
 
Terakhir Diperbaharui ( Minggu, 28 Juni 2009 07:10 )
Selanjutnya...
 
You are here  : Home